top
   
 
PENEMPATAN PEJABAT DI NTT ADALAH BALAS JASA

Atambua-SI. Terkait penempatan pejabat eselon di propinsi, Kabupaten dan Kota  kebanyakan dilakukan oleh Gubernur, Bupati dan walikota  itu adalah” balas jasa”. “ Gubernur, Bupati dan Walikota di Provinsi NusaTenggara   Timur yang menempatkan pejabat eselon III dan IV tidak sesuai dengan skill yang dimilikinya sehingga ketika dipercayakan untuk menjabat suatu jabatan fungsional di salah satu instansi tidak bisa berbuat apa-apa.”Hal ini di ungkapkan sekertaris kantor wilayah I Badan Sumber Daya Manusia Indonesia ,pemerhati pengembangan ekonomi daerah (Kanwil  I BSDMI P2ED )propinsi Nusa Tenggara Timur Lodivikus Manek Lukas SH, MBL, kepada Wartawan SI di Atambua .

Menurut Lodivikus pejabat esolon IV yang belum memenuhi syarat untuk mendapat esolan III tetapi dipaksakan oleh gubernur, bupati,dan walikota untuk mendapat jabatan tersebut.Hal ini sering terjadi di propinsi , kabupaten dan kota di seluruh NTT.Sehingga program yang begitu bagus telah di canangkan oleh pemerintah dan DPR akhirnya semua terbalik.

Lodivikuspun mencontohkan orang sarjana perikanan dan pertanian di tempatkan di Dinas Perhubungan dan Informatika.Terkait dengan hal tersebut maka solusi yang di tawarkan pihak BSDMI P2ED akan membuat suatu telaa atau kajian dan hasil kajian itu akan  diberikan kepada kepala daerah untuk diperhatikan.Agar kedepan kepala daerah dan tim Baperjakat untuk menempatkian setiap pejabat sesuai dengan bidang keahliannya.

BSDMI P2ED propinsi NTT yang dibentuk oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono dan MENSESNEG ini  sementara kumpulkan data dan buat kajian tentang pejabat yang mendapat jabatan tidak sesuai dengan skill dan eselonnya yang diberikan oleh gubernur dan bupati serta kota se-NTT.”Kita sementara kumpulkan data dan membuat kajian tentang pejabat yang mendapat jabatan dan eselon yang tidak sesuai dengan skill.Kita juga akan berkomunikasi dengan gubernur, bupati , dan walikota berkaitan dengan pembangunan daerah dan anggaran tujuannya untuk dikomunikasikan lebih lanjut ke departemen-departemen pemerintah pusat.”Tegas Lodivikus.(Agustinus Bobe)

Berita terkait
Kategori : Atambua, Tanggal Post : Wed, 21 Jul 2010 20:34:30 PM, Kontributor : agustinus bobe, Dibaca : 2718 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 2 ]
  • Linda, Thu,31 mar 2011 08:54:23 am
    apa benar ada perekrutan tenaga kerja yg hrs membayar uang terlebihdahulu????
  • Chaterine, Mon,28 mar 2011 15:56:33 pm
    Sebenarnya Lodivikus Manek Lukas SH MBL tidak mempunyai kapasitas apa-apa dalam BSDMI dan tidak dikenal. Titel yang dipakai agar gelar palsu yang sudah dilaporkan ke polisi.unt itulah strktur dirombak
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas