top
   
 
PAN Jamin Caleg Berkualitas Untuk Masyarakat

Jakarta-SI. Kredibilitas partai politik dipertaruhkan dalam Pemilu Legislatif 2014. Karena masyarakat dewasa ini menuntut hanya calon anggota legislatif yang berkualitas saja untuk bisa mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan, mengaku partainya sudah melakukan prosedur rekrutmen calon anggota legislatif untuk maju dalam pemilu tahun depan, dengan syarat yang cukup ketat sehingga diharapkan berkualitas.

Menurut Taufik, penetapan calon di Pemilu 2014 ada yang baru di PAN. Mereka yang bakal maju sebagai dalam pileg harus mengikuti banyak tahapan dan berjenjang, mulai dari status bakal caleg, lewat proses verifikasi internal.

"Yaitu dengan test bahaya narkoba, atau seleksi pendidikan anggota. Jadi belum tentu semua lolos bakal caleg, apa lagi ada situasi yang berbeda bakal caleg," ujar Taufik dalam diskusi, "Siapa Percaya Rekrutmen Caleg Makin Berkualitas," yang di gagas Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) di Media Center KPU, Jakarta, Jumat (18/1).

Proses ini diberlakukan, kata Taufik, sebagai tahapan yang penting. Karena dalam proses tersebut, sampai terjadinya seleksi untuk menjadi caleg, dilakukan secara transparan yang kemudian diputuskan lewat seleksi. Tahapan berikutnya untuk mereka yang lolos sebagai caleg, PAN akan mengajukannya ke Komisi Pemilihan Umum. "Tetapi kami secara internal sangat ketat, seseorg yang menjadi bakal calon anggota legislatif," terangnya.

Bahkan Wakil Ketua DPR ini mengatakan, Partai  Amanat Nasional (PAN) tidak akan membeda-bedakan antara caleg artis dan non artis. Pasalnya, pemikiran tersebut dinilai sudah ketinggalan jaman. "Sebetulanya dalam pemikiran sekarang sudah tidak tepat dilakukan pengkhotomi-an antara artis dan non artis, sudah ketinggalan jaman," jelasnya.

Menurut Taufik, perekrutan caleg dari luar kader sesuai dengan platform partai yang terbuka bagi seluruh warga Indonesia. "Bagi kita semua sama. Kita ada dua jalur, pertama masuknya jalur partai, mereka sudah merintis. Kedua, jalur ketokohan masyarakat sebagai bakal caleg. Di situ lah, bakal caleg, hak dan kewajibannya sama," ujar Taufik.

Meski demikian, Taufik juga membantah jika perekrutan PAN terhadap caleg dari luar kader dikarenakan gagal kaderasasi di internal partai matahari biru itu. "Kita khawtair kalau ada yang bilang itu kegagalan kader, itu tidak benar," urainya.